PARA FINALIS IMS 2017 IKUTI MASA KARANTINA PERSIAPAN GRAND FINAL
5 mins read

PARA FINALIS IMS 2017 IKUTI MASA KARANTINA PERSIAPAN GRAND FINAL

smartizen.or.id – DKI Jakarta, Setelah sukses menggelar acara Press Conference dan launching Indonesian Model Search 2017. Di lanjut dengan malam penjurian fashion baju daerah, di hari ke-2 ini para finalis memulai kegiatan Karantina nya. Para finalis yang mewakili daerahnya masing-masing ini di bekali dalam Karantina dan persiapan Grand final, bertempat di bollroom Grand Wizh Jakarta, para finalis mengikuti acting class yang menghadirkan salah satu casting director televisi.

“Inti adalah bagaimana mereka melihat sudut pandang acting itu sendiri, dari sudut pandang yang lain. Karena kebanyakan orang tu melihat belajar acting untuk jadi artis acara acting itu untuk jadi terkenal padahal sebenarnya belajar acting yang benar adalah untuk memperkuat diri, membuat mental yang kuat, membuat kepercayaan diri yang kuat, karena kalo untuk jadi artis untuk mental itu sebenernya cuman bonus. Karena itu menjadi modal dasar yang akan dia dapatkan dia pake untuk seumur hidup.” Ujar Mpok Mercy selaku Coach Acting.

Tentunya ini menjadi jadi pengalaman berharga bagi para peserta, karena di dalam class ini para peserta ditanamkan bahwa belajar acting itu bukan hanya untuk menjadi artis saja. Melainkan untuk membuat mental dan kepercayaan diri jadi lebih kuat. Karena itu adalah modal dasar, selanjutnya para peserta mengikuti karakter development class dengan menghadirkan seorang managing director. Para finalis ini dibekali dengan materi karakter development, dimana materi ini mempunyai makna agar seseorang dapat meningkatkan lagi potensi diri yang dimiliki nya.

“Tadi saya kasihkan materi tentang character development, character development itu sebenarnya salah satu materi dimana ketika kita memberikan materi itu kita mengetahui bagaimana, karakter seseorang itu bisa diubah atau tidak. Dan bahwa kesuksesan itu tidak datang dari hanya karena pemberian, tapi juga sesuatu itu bisa dibentuk. Jadi banyak orang mungkin terlahir dia merasa oh, kenapa saya tidak bisa sukses, kenapa saya sering gagal, tapi kenyataannya adalah sebenernya kesalahannya itu ada di diri dia. Sehingga kalo ketika karakternya bisa di bangkitan atau bisa diperbaiki, seseorang itu bisa mempunyai jalan keluar untuk menjadi hidup lebih baik.” Ujar Urgyen Rinchen Sim selaku Coach Character Development/Managing Director Of Mahkota Promotion.

Tidak habis sampai disana, penampilan dari Brigjen Pol. Dr. Victor dengan perfrom magic show secara edutainment, mengedukasi, dan menanamkan pemahaman kepada para finalis akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Ya makasih saya Dr. Viktor, pada kesempatan ini dalam peserta Grand final Indonesian Model Search 2017. Kami memberikan pembekalan tentang pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba. Nah kami penyampaikan dengan gaya edutainment, jadi education, tapi entertaiment, jadi ada ilmunya dan ada hiburannya. Ada dansa, ada lagu, ada nyanyi, dan ada sulap, ada film, ada gambar, ada ketawa dan sebagainya. Jadi pesannya nyampe, tapi tidak terlalu serius karena pesertanya umurnya ada yang masih anak anak dari kelas SMP, SMA maupun dewasa. Semua bisa mengikuti dengan baik dan saya senang sekali kepada IMS, yang telah mempedulikan dan memasukan materi ini kedalam pembekalan mereka, jadi bukan saja materi untuk catwalk, makeup, rambut yg sudah rutin. Tapi juga memberi pemebekalan sehingga semoga mereka bisa sukses, tapi terbebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba.” Ujar Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, S.PB., FICS., DFM. selaku Coach Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dengan Magic Show dan Edutainment.

Dihari yang sama para peserta dibekali dengan class of attitude and manner oleh Facilitator Menner

“Tahun ini saya lihat modelnya semakin bervariasi. Kota yang datang juga dari provinsi nya semakin banyak, mereka juga semakin tinggi nya semakin Model untuk profesional, model sudah semakin banyak. Yang bagus dari tahun ini adalah mereka semakin percaya diri ya, dan anomim mood para finalis itu semakin bagus, mereka semakin mau bertanya tidak hanya ditunjuk tapi mereka juga menawarkan diri untuk ikut dalam sesi pelajaran tersebut.” Ujar Ayu Zees selaku Facilitator Manner (Class Of Attitude and Manner).
Dan terakhir para peserta mengikuti Modelling class dengan di pandu oleh salah satunya News Presenter Televisi Nasional.

“Ya, jadi karena memang finalis-finalis ini adalah pemenang dari daerah ya. Jadi saya fikir memang semuanya sudah punya potensi masing-masing jadi, tidak terlalu sulit untuk memberikan pembekalan paling hanya mengingatkan kembali mengenai teknik cara penggunaan sepatu. Karena itu yang paling penting jadi kebanyakan model-model ini suka jatoh itu tuh faktor ada 2. Jadi, yg pertama itu tuh sepatunya memang kurang nyaman, yang ke-2 memang karena dia tidak tahu cara menggunakan heels yang benar, nah itu mungkin tadi teknik yang di beri tahu ke adik-adik. Kemudian juga cara untuk pose yang baik agar tidak cape, karena kebanyakan saya juga dulu cape banget nih kalo pose nya kelamaan. Nunggu antrian dan segala macem, nunggu antrian begitu banyak model misalnya, nah mungkin kita tadi agak ngasih tips sih untuk biar gacape caranya gimana sih ya. Mungkin lebih kesitu karena memang dari pose mereka rata-rata sudah oke sih ya, saya gak menuntut semua harus sama tapi, paling ngga mereka sudah tau dasar dari catwalk, dasarnya pose 1, 2, 3 dan banyak pose lainnya. Kemudian mungkin yang paling penting adalah ekspresi, jadi temen-temen ini banyak yang masih belum Pd jadi, mengganggu ekspresinya.” Ujar Puteri Windasari selaku Coach Modelling/The Winner wajah femina 15/News Presenter Tv.

Dan diakhir acara peserta mengikuti malam adu bakat dan gradiresik Grandfinal Indonesian model search 2017.

Tonton via vidio.com

Tonton via youtube