100 HARI REBO NYUNDA GELAR PROSESI MAPAG BANYU ASGAR
2 mins read

100 HARI REBO NYUNDA GELAR PROSESI MAPAG BANYU ASGAR

Ssmartizen.or.id – Kota Bandung, Tidak terasa kegiatan Rebo Nyunda genap menginjak ke seratus kali digelar dengan menanampilkan beragam seni kebudayaan dari seniman dan budayawan kenamaan yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat. Salah satunya proses simapag banyu dari komunitas Asgar atau asli garut dalam proses simapag banyu ini merupakan ikhtiar budaya dalam mempersiapkan petani agar dapat bertani dengan baik atau tatanen, prosesi ini mengingatkan generasi saat ini agar melestarikan lingkungan sekitar dan menjadi sepirit bagi seluruh masyarakat Jawa barat dan umumnya Indonesia, lebih jauh bahwa nilai budaya adalah sebagai benteng jati diri bangsa, pupuhu komunitas asgar aki panunjuk menuturkan dalam hari keseratus ini pihaknya menggelar prosesi mapag banyu, lebih lanjut pihaknya mengajak masyarakat Jawa Barat agar bersama sama menjaga seni dan budaya di nusantara.

“Prosesi mapag banyu pada hari rabu dalam acara memperingati seratus episode rebo nyunda saya mengajak kepada semua masyarakat yang ada di Jawa Barat umumnya semua karena kita bhineka tunggal ika mari kita sama sama merawat, menjaga seni dan bahasa, budaya. Baik yang ada di Jawa Barat, di sunda, ataupun di Nusantara.” Ujar Aki Panunjuk selaku Pupuhu Asgar Komunitas asli Garut.

Pelajar yang juga piaway dalam menari Puan Sara Insanulkamil merasa bangga telah dipercaya mengikuti prosesi mapag banyu ini, lebih lanjut dara mengajak kaum muda khususnya milenial untuk melestarikan seni budaya sunda nusantara.

“Perasaan dara bangga senang juga karena alhamdulillah dara bisa dipercaya mengikuti prosesi mapag banyu ini, pandangan dara terhadap seni budaya yang ada di khususnya disunda ini luar biasa sekali untuk itu dara mengajak kepada anak milenial dan seluruhnya untuk menjaga dan melestarikan seni dan budaya yang ada dikita khususnya seni budaya sunda.” Ujar Puan Dara Insanulkamil selaku Penari Sunda.

“Awalnya ini adalah tempat ruang publik yang tidak terpakai dengan baik kami dengan relawan relawan dari kompoane budaya yang senang seni, ingin menyatukan suatu pagelaran yang terjadi di Kota Bandung ini agar taman taman ini hidup bisa dipakai untuk mengembangkan kepedulian kita terhadap budaya sunda.” Ujar Kudi Rukadi selaku Penyelenggara Acara/Pembina Cikapundung Rriversport.

Kegiatan yang digelar di Cikapundung Riversports Jl Soekarno Asia Afrika Kota Bandung ini berlangsung pada Rabu, malam 11, Desember, 2019.

Tonton via Vidio.com

Tonton via Youtube